PLTA Kayan Bakal Beroperasi di Tahun 2024, PT Adhi Karya Siap Kerja Keras

Bakal Beroperasi pada Tahun 2024, PT Adhi Karya Siap Kerja Keras dan Janjikan Kualitas Terbaik.

Seperti yang diketahui, pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Sungai Kayan, Kalimantan Utara akan segera dilakukan pada akhir tahun ini dan diharapkan pada tahun 2024 sudah bisa beroperasi menghasilkan listrik.

Pembangunan PLTA Kayan dilakukan setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Kayan Hydro Energy selaku pihak yang membangun PLTA dengan dua BUMN yakni PT Adhi Karya dan PT Pelabuhan Indonesia IV di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Target akhir tahun ini akan dilakukan kontruksi,” tutur Direktur Operasi PT Kayan Hydro Energy, Khaerony.

PT Adhi Karya Siap Kerja Keras Bangun PLTA Kayan

Pada kesempatan yang sama, PT Adhi Karya sebagai salah satu BUMN yang dipercaya dalam pembangunan PLTA Kayan siap bekerja keras dan menjanjikan kualitas terbaik pembangunan PLTA Kayan.

Direktur Operasi II PT Adhi Karya mengatakan “Kami akan bekerja keras menggunakan pengalaman yang kami miliki untuk memastikan bahwa kualitas yang diharapkan Bapak Gubernur Kaltara akan bisa dicapai dengan baik.”

Dalam kesempatan yang sama, PT Adhi Karya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BUMN itu dalam pembangunan PLTA Kayan.

Menurutnya, saat ini PT Adhi Karya juga sedang mengerjakan PLTA sejenis yakni di Sungai Asahan.

Gambar PLTA, Pembangunan PLTA Sungai Kayan (bernas.id)

Nantinya PLTA Kayan dibangun dengan kapasitas mencapai 9.000 megawatt dan merupakan bagian dari proyek strategis nasional Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI)  di Kaltara.

Selain PLTA, dua proyek lain yang diintegrasikan dalam KIPI adalah pembangunan pelabuhan internasional dan pengembangan kawasan industri.

Untuk menghasilkan listrik sebesar 9.000 megawatt, PLTA Kayan nantinya akan dibangun dalam lima tahapan.

Pada akhir tahun ini, bendungan Kayan 1 akan dibangun dengan daya sebesar 900 megawatt. Pembangunan bendungan Kayan 1 diperkirakan selesai pada tahun 2024.

Selesai membangun Kayan 1, setahun berikutnya PT Kayan Hydro Energy (KHE) akan kembali lagi membangun bendungan Kayan 2 dengan kapasitas listrik sebesar 1.200 megawatt. Lalu dilanjutkan dengan bendungan tahap 3 dan 4 yang berkapasitas masing-masing 1.800 megawatt. Terakhir, pada tahap ke 5 bendungan Kayan bakal dibangun dengan daya sebesar 3.200 megawatt. Jadi total listrik yang akan dikeluarkan PLTA Kayan secara keseluruhan yakni 9.000 megawatt.

“Kayan 1 akhir tahun ini dibangun butuh 5 tahun. Udah ada listrik sebesar 900 megawatt di 2024, untuk tahap 2 akan dibangun setelah Kayan 1 selesai,” kata Khaerony.

Memiliki kapasitas mencapai 9.000 megawatt, PLTA Kayan akan menjadi PLTA terbesar di Indonesia sekaligus Asia Tenggara.