Indonesia Gandeng Timor Leste dan Australia Perkuat Sektor Pariwisata

Indonesia kembali melakukan penguatan sektor pariwisata dengan beberapa Negara tetangga seperti Timor Leste dan Australia dalam ajang pertemuan Senior Official Meeting on Trilateral Economic Cooperations Indonesia-Timor Leste-Australia di Labuan Bajo.

Penguatan kerjasama di sektor pariwisata diharapkan mampu meningkatkan tingkat ekonomi bagi beberapa Negara tesebut.

Pariwisata memang menjadi salah satu pembahasan yang sangat intens, 3 fokus yang coba untuk dibahas dan diperkuat adalah penguatan di sektor wisata bahari, infrastruktur penunjang dan yang tidak kalah penting berkaitan dengan promosi.

Wisata bahari sendiri menurut Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto pemerintah Indonesia sendiri telah mengeluarkan beberapa kebijakan sentral.

Salah satu diantaranya adalah kebijakan kemudahan sandar bagi kapal pesiar (yacht) asing lewat penerbitan Peraturan Presiden No 180/2014 tentang Kunjungan Kapal Wisata Asing ke Wilayah Indonesia akhir 2014.

Kebijakan ini dirasa sangat efektif untuk menarik wisatawan berkunjung di Indonesia, menurut data yachter Indonesia jumlah kunjungan yacht hanya 1.531 kapal, pada 2016 naik 28,67% menjadi 1.970 kapal.

Untuk infrastruktur sendiri berbagai pembenahan mulai dilakukan oleh pihak terkait, berbagai pelabuhan seperti Pelabuhan Tanjung Benoa, Pelabuhan Celukan Bawang dan pelabuhan lainya di Indonesia mengalami perombakan habis-habisan.

Bukan tanpa alasan, contohnya saja di Pelabuhan Tanjung Benoa dan Pelabuhan Celukan Bawang sudah berhasil menarik wisatawan dan menjadi salah satu tempat singgahnya kapal pesiar menuju Indonesia.

Sebagai penunjang inti memang hal yang tidak boleh terlupakan adalah promosi. Berbagai promosi sudah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dengan menggelar berbagai ajang pariwisata di kawasan destinasi wisata seperti Nusa Tenggara, Bali serta beberapa destinasi unggulan di Indonesia.

Australia dan Timor Leste memang menjadi Negara yang warganya banyak mengunjungi Indonesia untuk berlibur.

Pertemuan tiga Negara ini juga memberikan apresiasi dan pengembangan terhadap pengembangan SDM di sektor pariwisata.

Pengembangan SDM Indonesia dengan Timor Leste ditunjukan dengan kerjasama pendidikan bidang pariwisata antara Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPNB) dengan Dili Institute of Technology (DIT).

Hal ini sangat berkesinambungan antara Indonesia-Australia dan juga Timor Leste, berbagai kebijakan diharapkan mampu membawa dampak baik bagi industri pariwisata di Negara masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *